Mumpung masi suasana lebaran, sekalian mau ucapin Selamat Idul
Fitri 1426 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Niatnya lebaran ini kami, saya dan
suami, bersilaturrahim ke rumah sanak saudara kedua keluarga besar. Namun ternyata
kurang berjalan lancar karena alasan kesehatan. Baik salah satu anggota keluarga
suami yang masuk ke RS sehingga kami berlebaran di RS, maupun suami dan saya
yang kurang sehat. Mudah-mudahan ada rezeki untuk silaturrahim ke rumah
keluarga yang belum dikunjungi pada lebaran idul adha. Insya Allah kalo ada
umur.
Friday, July 31, 2015
Wednesday, July 8, 2015
Doa Mensyukuri Nikmat
![]() |
| image |
رَبِّ
أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ
عَلَيَّ
وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ
وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِين
وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِين
"Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.
(An-Naml 19)
Saturday, July 4, 2015
Sunday, June 28, 2015
The 1st Trimester: Ramadhan~!

Ramadhan telah tiba, usia kehamilan masuk minggu ke dua belas dan
saya coba untuk berpuasa sekuatnya saja. Dalam artian, kalo dah mulai terasa
lapar dan mual, saya segera buka puasa saja.
Saat sahur, saya makan dengan porsi sedang. Saya menghindari
keadaan yang terlalu kenyang dan lapar. Karena terlalu kenyang membuat saya
begah, dan terlalu lapar memancing mual dan muntah.
Pengalaman, hari pertama ramadhan, saya cuma sanggup berpuasa
sampai siang aja. Segera makan setelah mual-mual agak parah. Namun ternyata
lapar dan lemes keterusan sampe malam. Jadinya, hari kedua ramadhan, ga niat
puasa sama sekali. Hari ketiga coba puasa lagi, tapi pagi dah muntah. Ga lanjut
deh.
Sebenarnya Islam mempermudah, ibu hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa
di bulan ramadhan jika khawatir dengan kesehatan dirinya dan kandungannya. Namun
yang masi membingungkan saya adalah diperbolehkan tidak berpuasanya wanita
hamil berlaku dalam keadaan seperti apa?
1.
Berusaha berpuasa dulu, ketika tidak sanggup, baru boleh
buka? atau
2.
Dari awal memang dibolehkan tidak berpuasa?
Yang mana
dari kedua keadaan ini yang memenuhi diperbolehkan
tidak berpuasanya wanita hamil? Ada yang bisa bantu sharing ilmu?
Ada perbedaan pendapat para ulama mengenai wanita hamil dan menyusui
yang tidak berpuasa. Secara ringkasnya ada empat pendapat:
- Cukup membayar fidyah saja
- Cukup qadha saja
- Qadha dan membayar fidyah sekaligus
- Wanita hamil: qadha dan wanita menyusui: qadha dan membayar fidyah
Namun
pedapat yang lebih kuat adalah wanita hamil cukup untuk mengqadha puasa saja
sebanyak hari yang ditinggalkan saat ramadhan tanpa membayar fidyah. Kondisi
ini berlaku jika wanita hamil dan menyusui tersebut masih mampu untuk
mengqadha. Tetapi jika tidak mampu untuk mengqadha karena keadaan yang sangat
lemah dan tidak kuat, maka ia bisa berpindah kependapat yang lain yaitu
membayar fidyah. Bacaan yang lebih lengkap mengenai hal ini bisa dibaca disini
ya.
Sebenanya saya sangat-sangat berharap bisa berpuasa penuh ramadhan
ini, tapi ternyata oh ternyata kondisi badan tidak terlalu memungkinkan.
Mudah-mudahan dipertengahan atau diakhir ramadhan udah mulai kuat untuk bisa
puasa. Aamiin.
Tuesday, June 9, 2015
The 1st Trimester : Konsul ke Dokter
Pada minggu ke sebelas, saya mulai konsul ke dokter kandungan. Banyak pencerahan yang saya dapat dari konsul dengan beliau. Beliau
menanyakan hari pertama halangan terakhir (HPHT) saya dan memprediksi tanggal
melahirkan nanti. Selain itu, beliau menanyakan, apa ada keluhan selama 10
minggu ini. yang saya rasakan ya itu, mual muntah, lapar yang ekstrim. Setelah
itu, di USG untuk pertama kali, Alhamdulillah keadaan debay baik dan normal.
Ada kebahagiaan tersendiri saat melihat janin yang aktif bergerak itu.
Setelah USG, saya menanyakan tentang Folamil yang saya konsumsi.
Beliau mengatakan itu memang vitamin yang dianjurkan, karena tidak hanya baik
untuk bayi tapi juga bagi ibu. Beliau juga menyarankan agar makan sedikit namun
sering. Jangan dipaksa makan banyak sekaligus karena saat hamil, kerja
pencernaan melambat. Selain itu, konsumsi air dingin yang plain itu boleh saja. Minuman manis dingin seperti es campur, es teler, jus buah juga baik, namun harus dibatasi.
Supaya debay tidak overweight. Konsumsi buah itu baik, namun jangan
dijadikan dessert. jadikan makan buah, sebagai satu porsi makan tersendiri. Asupan gula harus diperhatikan. Lagi-lagi supaya
berat debay terkontrol. Makan indomie, minum air kelapa boleh-boleh aja, namun
jangan jadikan itu sebagai menu harian. Intinya makan boleh asal jangan berlebihan. Oya,
sempat cerita juga kalo saya secara tidak sengaja memakan buah nenas yang
mengakibatkan badan saya seperti ditusuk-tusuk. Saat itu, dokter mengatakan
bahwa tidak ada penelitian yang menyatakan nenas berbahaya bagi kehamilan.
Namun jika dengan mengkonsumsi buah nenas, menyebabkan ketidaknyamanan pada ibu
hamil, sebaiknya dihindari saja. Well, segitu dulu ilmu yang saya dapat.
Saat perjalanan pulang, baru teringat kalo saya lupa nanya
mengenai puasa. Apa baik jika saya berpuasa ramadhan minggu depan.
Subscribe to:
Comments (Atom)
The 3rd Trimester: Doa-Doa untuk Meminta Keturunan yang Baik
Ini beberapa doa yang sering saya panjatkan ketika hamil. “rabbi innii nazartu laka maa fii batni muharraran fataqabbal minni, inn...
-
Ini beberapa doa yang sering saya panjatkan ketika hamil. “rabbi innii nazartu laka maa fii batni muharraran fataqabbal minni, inn...
-
Saya senang merajut dan senang untuk mencoba beberapa tipe stitches. Pada projek rajut ini, saya mencoba membuat sebuah kotak pensil denga...



